MATA KULIAH: Penyehatan Makanan dan Minuman
DOSEN : Khiki Purnawati Kasim, SST., M.Kes
LAPORAN PEMERIKSAAN BORAKS SECARA KUALITATIF PADA TAHU
LARASATI AYU SUSANTI
PO714221181068
D.IV / II B
KEMENTERIAN KESEHATAN MAKASSAR REPUBLIK INDONESIA
POLITEKNIK KESEHATAN KEMENKES MAKASSAR
SARJANA TERAPAN KESEHATAN LINGKUNGAN
JURUSAN SANITASI LINGKUNGAN
TAHUN 2020
A. Dasar Teori
Boraks merupakan suatu bahan kimia berbentuk kristal berwarna putih dengan rumus kimia Na2B4O7.10H2O. Boraks digunakan pada industri kaca, porselin, alat pembersih, bahan pestisida, dan bahan pengawet lainnya. Selain itu di bidang kedokteran boraks juga digunakan untuk antiseptik, bahan pembuatan salep, dan obat pencuci mata. Pada beberapa laporan penelitian melaporkan boraks telah digunakan sebagai bahan tambahan pada makanan seperti bakso, mie, lontong, kerupuk, dan tahu. Penambahan boraks bertujuan untuk memberikan tekstur padat, meningkatkan kekenyalan, kerenyahan, dan memberikan rasa gurih serta bersifat tahan lama terutama pada makanan yang mengandung pati.
Boraks merupakan bahan tumbuhan makanan yang sangat berbahaya bagi manusia karena bersifat racun. Boraks apabila tertelan dapat mengakibatkan efek pada susunan syaraf pusat, ginjal dan hati. Apabila seseorang menghirup boraks, akan menyebabkan orang tersebut merasakan sensasi terbakar pada hidung dan tenggorokannya. Ia juga akan mengalami kesusahan dalam bernapas. Dan apabila dikonsumsi dalam jangka waktu panjang dapat menyebabkan kematian. Oleh sebab itu, Pemerintah mengeluarkan peraturan larangan penggunaan boraks sebagai bahan tambahan pangan pada Peraturan Menteri Kesehatan RI No.033/Menkes/Per/IV/2012.
Tahu merupakan produk makanan dengan bahan baku kedelai (Glycine max), berbentuk padatan dan bertekstur lunak. Dibuat melalui proses pengolahan kedelai dengan cara mengendapkan protein.Tahu memiliki nilai gizi yang cukup tinggi karena kedelai merupakan salah satu sumber protein nabati yang berasal dari jenis kacang-kacangan dan biji-bijian dengan kualitas protein yang hampir mendekati protein hewani. Hal tersebut dikarenakan kedelai banyak mengandung asam amino essensial yang sangat diperlukan oleh tubuh untuk pertumbuhan dan perkembangan sel seperti arginin, fenilalanin, histidin, isoleusin, leusin, metionin, treonin, dan triptopan. Kandungan protein pada kedelai sekitar 35% bahkan mencapai 40-43% pada varitas yang unggul.
Kunyit merupakan tanaman asli Indonesia yang memiliki banyak manfaat seperti : sebagai bahan dapur, pewarna alami pada makanan, kosmetik dan sebagai obat keluarga. Senyawa yang diduga berperan penting pada kunyit adalah kurkumin. Pada penelitian Halim (2012) dilaporkan kurkumin dapat berikatan dengan asam borat yang kemudian akan membentuk komponen rososianin berwarna merah sehingga dapat digunakan sebagai uji deteksi boraks.
B. Tujuan
1) mengetahui cara pemeriksaan kandungan boraks pada tahu tahu.
2) mengetahui alat dan bahan dalam
pemeriksaan kandungan boraks pada
tahu.
C. Alat dan Bahan
Alat dan bahan yang dibutuhkan dalam praktikum pemeriksaan boraks pada tahu yaitu:
1) Alat : - Tusuk sate / stik
- Wadah
2) Bahan : - Tahu
- Kunyit
D. Prosedur Kerja
1) Siapkan alat dan bahan terlebih
dahulu.
2) Tusuk kunyit menggunakan tusuk
sate/stik dan diamkan beberapa detik.
3) Setelah itu cabut tusuk sate/stik
tersebut dari kunyit kemudian
tusukkan ke tahu dan diamkan
beberapa detik.
4) Lepas tusuk sate/stik tersebut dari tahu
dan amati perubahan warna pada
tusuk sate/stik tersebut. Jika beruba
warna menjadi kemerahan berarti
positif mengandung boraks.
E. Hasil
Dari praktikum pemeriksaan boraks pada tahu yang telah dilakukan didapatkan hasil pemeriksaan yaitu negatif (tidak mengandung boraks) karena pada ujung tusuk sate/ stik tidak terjadi perubahan warna menjadi kemerahan.
F. Analisa Hasil
Dari praktikum yang telah saya lakukan, didapatkan hasil uji makanan pada tahu dengan menggunakan rimpang kunyit dengan bantuan tusuk sate/stik. Kunyit terlebih dahulu ditusuk menggunakan tusuk sate/stik selanjutnya tahu ditusuk menggunakan tusuk sate dan didapatkan hasil yaitu pada ujung tusuk sate tidak terjadi perubahan warna menjadi kemerahan yang menandakan bahwa pada tahu tersebut tidak mengandung boraks. Apabila tahu mengandung boraks maka akan terjadi perubahan warna. Yang pada awalnya kuning menjadi kemerahan pada ujung tusuk sate.
Pada makanan yang mengandung boraks, warna yang di hasilkan saat bereaksi tergantung banyak atau tidaknya pemakaian boraks pada pada makanan tersebut. Semakin banyak boraks yang di pakai maka reaksi tersebut warnanya semakin gelap pekat (orange-merah-coklat). Tahu yang mengandung boraks memiliki ciri-ciri seperti kenyal, bentuknya bagus, tekstur padat atau tidak mudah hancur.
Pengaruh boraks pada kesehatan yaitu jika terhirup seseorang dapat merasakan terbakar pada hidung dan tenggorokan, sukar bernapas, napas pendek, sakitkepala, kanker paru-paru. Jika terkena kulit maka kulit akan kemerahan, gatal, kulit terbakar. Jika terkena mata maka akan kemerahan, gatal, mata berair, kerusakan mata, pandangan kabur, kebutaan. Dan jika tertelan maka seseorang akan merasakan mual, muntah, perut perih. Dalam jumlah banyak menyebabkan kurang darah, muntah darah, dan kematian. Maka dari itu, Pemerintah mengeluarkan peraturan larangan penggunaan boraks sebagai bahan tambahan pangan pada Peraturan Menteri Kesehatan RI No.033/Menkes/Per/IV/2012.
G. Kesimpulan
Makanan yang mengandung boraks akan berubah warnanya menjadi kemerahan pada ujung tusuk sate. Namun setelah dilakukan pemeriksaan pada makanan yaitu tahu ternyata tidak didapatkan kandungan boraks pada tahu tersebut.
H. Saran
Sebelum mengkonsumsi makanan seperti tahu, bakso, mie basah, dan lain-lain sebaiknya terlebih dahulu mengecek/melakukan pemeriksaan kandungan boraks pada bahan makanan tersebut. Alat dan bahannya juga sangat mudah didapatkan seperti kunyit, tusuk sate/stik/tusuk gigi sehingga bahan makanan tersebut aman untuk dikonsumsi dan tidak membahayakan atau mengganggu kesehatan.
Daftar Pustaka
Syamsun, Arfi. Ni Putu Ayu Dewanthy PW., dan Eva Triani. 2017. Analisis Kualitatif Penggunaan Boraks Pada Tahu di Pasar Tradisional Se-Kota Mataram. Fakultatif Kedokteran Mataram, Universitas Mataram. http://jku.unram.ac.id/article/view/203/144 (Diakses pada tanggal 23 April 2020)
Kamaliah, Aisyah. 2017. Efek Jangka Panjang Jika Mengkonsumsi Formalin dan Boraks.
Jakarta. https://m.detik.com/health/berita-detikhealth/d-3739800/efek-jangka-panjang
- jika-mengonsumsi-formalin-dan-boraks (Diakses pada tanggal 23 April 2020)
Fuad, Nur Rohimah. 2014. Identifikasi Kandungan Boraks Pada Tahu Pasar Tradisional Di Daerah Ciputat. Jakarta. http://repository.uinjkt.ac.id/dspace/bitstream/123456789/25800/1/NUR%20ROHIMAH%20FUAD-FKIK.pdf (Diakses pada tanggal 29 Mei 2020)
Anonim. 2018. Laporan Praktikum Uji Boraks.http://kazunekazo.blogspot.com/2018/04/laporan-praktikum-uji-boraks.html (Diakses pada tanggal 29 April 2020)

Sangat bermanpaat , saran tambahkan lampiran poto biar lebih mudah dipahami
BalasHapusBaiklah nanti saya tambahkan.
HapusLaporan lumayan lengkap, bahasa mudah dipahami, saran tampilkan lampiran gambarnya 👌
BalasHapusLampirannya nanti saya tambahkan😀
HapusSangat bermanfaat👍
BalasHapusTerima kasih
HapusLaporannya sangat bermanfaat, saran mungkin bisa ditambahkan dokumentasinya
BalasHapusTerima kasih☺ nanti saya tambahkan
HapusSemoga laporannya bermanfaat bagi masyarakat🙏
BalasHapusLaporannya sangat jelas dan mudah dipahami
BalasHapusLaporannya sangat bermanfaat
BalasHapusTerima lasih🤭
HapusYang tadi sarannya ingin saya menambahkan lampiran...sdh saya tambahkan🙂
BalasHapusLaporannya sangat jelas, dan mudah di pahami semoga bermanfaat 👍🏻
BalasHapusAmin...terima kasih
HapusLaporannya sangat jelas dan bermanfaat 🙂
BalasHapusThank you☺
HapusLaporannya sangat bermanfaat
BalasHapusTerima kasih😀
Hapusbahasa mudah dipahami. Sangat bermanfaat
BalasHapusTerima kasih 😉
HapusSangat bermanfaat. Saran gambarnya di perbanyak lagi.
BalasHapusTerima kasih nanti gambarnya saya tambahkan😁
HapusTugasnya sangat bagus dan mudah untuk dipahami
BalasHapusTerima kasih😀
HapusSangat membantu.. Thanks min
BalasHapusTerima kasih☺
HapusLaporannya sangat membantu
BalasHapusTerima kasih😁
HapusLaporannya sangat jelas dan mudah dipahami
BalasHapusTerima kasih😁
HapusMantap
BalasHapusTerima kasih
HapusSangat bermanfaat👍
BalasHapusMakasih
HapusSangat bermanfaat dan menambah wawasan. Dan saya dapat mengetahui cara memeriksa boraks pada tahu serta dapat dipraktekkan di rumah.🙏🏻😇
BalasHapusTerima kasih...dipraktekkan jg ya😁
Hapuslaporannya sangat jelas dan gampang di pahami makasih infomasinya
BalasHapusTerima kasih kembali☺
HapusSngat membantu 🙏
BalasHapusTerima kasih☺
Hapussangat bermanfaat semogah siapapun yang membacanya bisa di pahami serta melakukan praktiknya di rumah.
BalasHapusAmin...terima kasih
HapusSangat jelas
BalasHapusMakasih
HapusSangat membantu dan mudah dipahami
BalasHapusTerima kasih
HapusBermanfaat, ditingkatkan lagi
BalasHapusOk...terima kasih
HapusBermanfaat bagi pembaca
BalasHapusTerima kasih😀
HapusMantapp laporannya lengkap dan menggunakan bahasa yang mudah dimengerti
BalasHapusmakasih☺
HapusLaporan yang informatif dan mudah untuk dipraktekkan di rumah.
BalasHapusMakasih....di coba ya praktekkan.
HapusMundah dimengerti dan sanagt bermanfaat
BalasHapusTerima kasih☺
HapusInfo nya lengkap, mungkin hanya dari pengetikannya saja sedikit diperhatikan sebelum diposting diblog supaya lebih rapi👍
BalasHapusOk...terima kasih sarannya☺
HapusSangat bermanfaat bagi para pembaca
BalasHapusTerima kasih☺
HapusLaporannya sangat jelas dan mudah di pahami. Semoga bermanfaat bagi banyak org.
BalasHapusAmin...terima kasih😁
Hapussangat bermanfaat min
BalasHapusLaporannya sangat mudah dimengerti dan sangat bermanfaat sekali
BalasHapusTerima kasih☺
Hapuslaporannya sangat bagus dan berfamanfaat,saran tulisannya agar lebih rapi lagi
BalasHapusOk...terima kasih☺
HapusLaporannya bagus dan bermanfaat
BalasHapusTerima kasih😉
HapusLaporan rapi dan semoga dapat betmanfaat bagi banyak orang
BalasHapusLaporan yg diberikan cukup jelas dn tentunya memberikan kita manfaat
BalasHapusTerima kasih🙏🏻☺
HapusLaporannya sangat bermanfaat🙏
BalasHapusTerima kasih😊
HapusLaporannya sangat bagus dan mudah d pahami semoga bermanfaat bagi masyarakat luas
BalasHapusAmin..terima kasih🙏🏻
HapusSangat bermanfaat , mudah di mengerti dengan penjelasan yang singkat, tanpa menggunakan kata-kata yang bertele-tele.
BalasHapusTerima kasih☺🙏🏻
HapusBahasa yang digunakan sangat mudah dimengerti, singkat dan sangat bermanfaat
BalasHapusTerima kasih🙏🏻☺
HapusSemoga bermanfaat
BalasHapusAmin..terima kasih🙏🏻
HapusBahasa mudah dipahami dan dimengerti, semoga ilmunya bermanfaat bagi pembaca,saran agar penulisan dapusnya dirapikan.
BalasHapusTerima kasih atas sarannya🙏🏻
HapusTerima kasih atas sarannya🙏🏻
HapusLaporannya sangat mudah dipahami, dan sangat bermanfaat, trimakasih 🙏
BalasHapusTerima kasih kembali🙏🏻
HapusSangat bermanfaat dan mudah untuk dipahami
BalasHapusTrimaksih🙏
Terima kasih kembali☺
Hapussangat bermanfaat bagi para pembaca
BalasHapuskini saya tahu bahaya apabila mengkonsumsi makanan yang mengandung boraks...
serta di laporan nya jelas karena tertera lampiran gambar praktek
Terima kasih☺
HapusSangat bermanfaat dan mudah dipahami bahwa makanan yg mngandung boraks itu sangat tidak baik bagi tubuh. :)
BalasHapusIya terima kasih☺
HapusSangat bermanfaat bagi pembaca. Cara yang disajikan dalam laporan cukup mudah dan praktis bagi masyarakat.
BalasHapusSangat bermanfaat 😀
BalasHapusTerima kasih😁
HapusLaporannya sngt bermanfaat,dan menambah wawasan
BalasHapusMakasih😊
HapusAnalisa dan kesimpulan agak melenceng dari hasil yang didapat, namun saran yg diberikan sudah operasional dan sesuai tujuan dan hasil yg diharapkan
BalasHapusIya ibu..terima kasih🙏🏻
BalasHapus